Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Internal Control dalam Pemeriksaan Pajak

Pengertian Internal Control

Pengertian Internal Control

Salah satu wujud implementasi pengelolaan perusahaan yang baik ialah mencakup tata kelola pajak secara baik pada internal perusahaan. Oleh karena itu, dikenal istilah internal control atau sering juga disebut pengendalian internal.

Pengertian internal control secara umum dipahami sebagai sebuah sistem yang dirancang oleh perusahaan untuk membantu operasional perusahaan agar dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam hal monitoring pajak.

Pengelolaan pajak yang baik di perusahaan sangat penting untuk menjaga keuangan tetap akuntabel dan transparan. Hal ini dikarenakan pengelolaan pajak termasuk bagian sistem manajemen resiko yang urgent di internal perusahaan.

Terdapat beberapa elemen dasar yang menjadi landasan internal control perusahaan. Pertama yaitu lingkungan kontrol dimana dewan redaksi berkomitmen secara penuh untuk mengelola aset dan pendanaan perusahaan sekondusif mungkin.

Kedua, penilaian resiko yaitu berhubungan dengan serangkaian prosedur untuk menilai dan mengidentifikasi resiko sekaligus menjalankan mitigasi resiko. Tujuannya agar setiap pelaporan pajak perusahaan dapat dilakukan secara transparan.

Ketiga, aktivitas kontrol yang meliputi pengelolaan resiko pajak teridentifikasi. Aktivitas kontrol meliputi persetujuan, otorisasi, verifikasi, review, rekonsiliasi, serta penilaian kinerja.

Pengertian internal control juga berkaitan dengan monitoring atau pemantaun evaluasi dan efektivitas kinerja elemen kontrol resiko. Komunikasi dan informasi yang berhubungan dengan dokumentasi strategi perlu dimonitor guna penyusunan prosedur yang baik untuk pengelolaan resiko.

Pajak merupakan perkara yang membutuhkan pemantauan secara kontinu selama perusahaan beroperasi, sehingga diperlukan langkah strategis agar manajemen internalnya bekerja sebagaimana mestinya.

Perencanaan pajak hingga pelaporan dan pembayarannya harus dipastikan tak ada masalah, karena perusahaan harus bertanggung jawab penuh apabila ditemukan hal aneh saat pemeriksaan oleh otoritas.

Pengertian internal control membutuhkan koordinasi dari semua komponen di perusahaan guna mengamankan aset, menguji kebenaran, serta mendorong ketaatan agar kebijakan perpajakan di perusahaan dapat berjalan dengan baik.

Apalagi bagi perusahaan besar, dalam jangka waktu tertentu ada pemeriksaan pajak yang mengharuskan pencatatan secara kredibel. Sistem internal control juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan refleksi terkait kondisi terkini dari setiap bidang.

Jadi, jika didefinisikan secara lebih luas, internal control tidak hanya seputar mempersiapkan pencatatan keuangan dan pajak yang transparan, tetapi juga memanajemen perusahaan dengan lebih baik.

Posting Komentar untuk "Pengertian Internal Control dalam Pemeriksaan Pajak"